Minggu, 09 November 2014

Doa Mohon Roh Kudus Tetap Tinggal Dalam Hatiku

Ya Roh Kudus, Penasihat yang penuh kuasa,
pengikat yang kudus antara Bapa dan Putra,
harapan bagi mereka yang bersedih.

Turunlah dalam hatiku dan tinggallah di dalamnya,
nyalakan jiwaku yang nyaris padam dengan kasih-Mu,
agar aku dapat sepenuhnya menjadi milik-Mu.

Aku percaya,
bila Engkau tinggal di dalam aku,
Engkau juga akan menyiapkan tempat tinggal
bagi Bapa dan Putra.

Oleh karenanya,
berkenanlah datang kepadaku,
Penasihat jiwa-jiwa yang ditinggalkan,
Pelindung mereka yang membutuhkan.

Bantulah aku dalam kelemahan
dan dukunglah dalam kegoyahanku.

Datang dan sucikan diriku,
semoga iblis tidak berniat memiliki diriku.

Engkau mengasihi yang bersahaja,
dan menyingkirkan yang sombong.

Datanglah kepadaku,
kemuliaan orang yang hidup
dan harapan orang yang mati.

Tuntunlah diriku dengan karunia kasih-Mu,
agar aku dapat senantiasa
menyenangkan hati-Mu.

Amin.

(Santo Agustinus dari Hippo)

Tuhan memberkati kita semua.
...

Teman-teman terkasih dalam Kristus, diperkenankan mengutip / mengcopy / menyebarluaskan artikel diatas dengan mencantumkan:
"sumber: Melodi-Kasih-Tuhan.blogspot.com"

With love,

Mikael Oka

Minggu, 02 November 2014

Dunia (Tidak Selalu) Memandang Rupa

Suatu siang seorang anak kecil, kira-kira usia SD, memasuki sebuah kedai makan.

Ia melihat ke sekelilingnya mencari meja makan yang kosong.

Pelayan kedai makan itu sempat melihatnya, namun tidak menanggapinya, karena ia sedang kerepotan melayani pesanan pengunjung lainnya.

Memang kondisi kedai makan itu sedang ramai, apalagi ada seorang pelayan yang tidak masuk kerja, sehingga tinggal pelayan itu seorang diri yang melayani kedai makan tersebut selain juru masak dan kasir.

Segera setelah mendapatkan meja untuk makan, ia kemudian ia memanggil si pelayan itu.

Sekali, dua kali, tiga kali, ia memanggil pelayan itu namun si pelayan tidak juga kunjung datang.

Kemudian ia mendekati pelayan itu dan berkata bahwa ia mau memesan makanan.

Si pelayan dengan wajah muram akhirnya menuju ke meja si anak mencatat pesanannya.

“Kak, berapa harga nasi goreng spesial ini?”tanya si anak. “20.000” kata si pelayan.

“Kalau jus alpukat ini?”tanya si anak. “10.000” jawab si pelayan.

“Mmm...kalau harga nasi goreng biasa dan es teh manis ini, berapa Kak?” lanjut si anak.

“20.000 semuanya, jadi mau pesan yang mana?”kata si pelayan dengan tidak sabar.

“Ini saja Kak, nasi goreng biasa dan teh manis. Kak, boleh minta selembar kertas dan pinjam sebentar bolpointnya?” kata si anak.

Si pelayan memberikan apa yang anak itu minta dan meninggalkannya.

Beberapa saat setelah menikmati pesanannya, si anak membayarnya dan meninggalkan kedai makan tersebut.

Ketika si pelayan membersihkan meja si anak, ia menemukan selembar uang 10.000, bolpoint yang dipinjam anak tadi dan sebuah pesan  yang berbunyi “Terima kasih Kak Pelayan, ini tip buat Kakak, tetap kerja semangat ya”.

Si pelayan itu terharu membacanya dan ia berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia harus lebih baik lagi melayani para pengunjung dan bekerja dengan lebih semangat.

...
Bagaimana sikap kita sehari-hari terhadap sesama kita? 

Apakah kita menghargai sesama kita dengan pantas? 

Ataukah selama ini kita hanya terus berorientasi pada diri kita sendiri dan hanya menginginkan untuk diberi saja tanpa mau perduli dengan yang lain?

Alangkah berbahagianya kita jika kita dapat selalu melihat dalam diri setiap orang kehadiran Yesus seperti Bunda Teresa.

Berdoalah mohon terang Roh Kudus supaya kita tidak dikuasai kedagingan kita, dan supaya kehendak Bapa di surga lah yang terlaksana dalam setiap tindakan kita.

Tuhan memberkati kita semua.
...

Teman-teman terkasih dalam Kristus, diperkenankan mengutip / mengcopy / menyebarluaskan artikel diatas dengan mencantumkan:
"sumber: Melodi-Kasih-Tuhan.blogspot.com"

With love,

Mikael Oka

Bunda Maria Mengunjungi Elisabeth

Salam Maria penuh rahmat,
Tuhan sertamu.

Bunda terkasih,
ajarilah kami selalu meneladan engkau.

Bantulah jiwa kami untuk selalu
peduli dengan sesama kami,
dalam apapun keadaan yang kami alami.

Jangan biarkan nurani kami mati,
ya Bunda Surgawi terkasih.

Bimbinglah jiwa kami untuk dapat
melihat bahwa di dalam diri semua orang,
terutama mereka yang menderita,
kehadiran Yesus terkasih.

Jangan biarkan kedagingan kami merampas
jiwa kami dari tangan Puteramu yang terkasih.

Ya Bunda Maria semula jadi tak bercela,
doakanlah kami yang berharap kepadamu.

Amin.

Tuhan memberkati kita semua.
...

Teman-teman terkasih dalam Kristus, diperkenankan mengutip / mengcopy / menyebarluaskan artikel diatas dengan mencantumkan:
"sumber: Melodi-Kasih-Tuhan.blogspot.com"

With love,

Mikael Oka